Jumat, 15 April 2016

Pulang Kepada Diri

Sejak lahir dari harap-harap cemas ibu
kita tidak pernah diajar bagaimana mengendus nasib
barangkali belum.

Sebab, sejak tangan ibu masih lihai meranumkan hidangan
tidak semua kumakan, tidak semua kutelan;
kecuali yang ada di air mata, pada darahnya.

Sebab, keluar rumah bukan untuk memakai lidah ibu
sebab, keluar rumah bukan untuk kembali melihat bekas jari ibu
sebab, keluar rumah adalah untuk esok pulang menemui ibu

Pandai diajari:
dicerca
Pandai sendiri:
terluka

Sebab, sebelum tersasar
ternyata kita sudah besar.


Lubuk buaya, 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar